Dec
27
Filed Under (Uncategorized) by doesoenkito on 27-12-2008

Ada sodara q yg dateng dr Bandung. Pas nyampe di Jakarta (pas mlm Natal), tiba2 dia diserang demam berdarah, dan hari ini ahirnya mesti pulang ke Bandung. Sebelumnya udah mesen tiket, ktnya mw jalan2 ke Pekanbaru. Kalo nanti belum sembuh, tiketnya di-cancel lah. Kasian, anak yg umurnya 8 thn tadi ahirnya harus merayakan natal dgn sakit demam berdarah.

Ada lagi kisah yg laen. Thn lalu, aq jln2 ke Singapura, dan udah janjian sm temen ayahku yg dtg dari Palembang. Anaknya tuh ada 3. Yg paling besar itu adek kelasku dulu, dan anak ke-2nya itu temennya adekku juga. Tapi wkt transit di Palembang dari Jakarta sblm ke SIngapura, yg besar gak ikut. Ternyata ada kisah panjang di situ. Bulan November dia maen bola di dalem rumah, dan akhirnya tulang kakinya retak, sampe dia ga bisa jalan. Terpaksa dia sendiri ga bisa ikut jalan2 ke Singapura, di rumah dewek sm pembantu. Lagi-lagi, hari Natal dirayakan dengan kaki yg masih di-gips.

Itulah sedikit kisah bagaimana org kudu ngerayain Natal di tengah2 sakit atw penderitaan yg dialami. Liat aja, gimana org2 di rumah sakit dan di penjara ngerayain Natal (termasuk si Sheila Marcia yg kisahnya diputer terus pas Natal kemaren). Yah, memang itulah yg harus dijalani. Makanya, doakan mereka supaya tahun depan mereka bisa natalan rame-rame.

Walaupun merayakan Natal di tengah2 penderitaan begini, mereka tetep sukacita, krn yg penting, Yesus sudah hadir di tengah2 mereka. Itulah makna Natal yg sebenernya…

Dec
27
Filed Under (Uncategorized) by doesoenkito on 27-12-2008

Itu pertanyaan yg sampe sekarang aq ga tw jawabannya. Mungkin karena mayoritas penduduk negara qt bukan Kristen. Tapi pernyataan itu bisa dibantah. Di Jepang dan China yg kebanyakan penduduknya Buddha dan bahkan Atheis, natal di sana rame banget. Di Singapura yg kebanyakan penduduknya Buddha, natal juga rame banget, bahkan jd program pariwisata.

Kenapa bnyk negara yg bkn Kristen ikut ngerayain natal? Nah, ini pinternya org Amerika bwt menjadikan hari raya mereka sbg hari raya dunia. Ahirnya hari raya natal dan hari-hari lain dicariin simbolnya, dan smp skrg hari natal tetep identik dgn Santa Klaus, tukar kado, atau pohon natal. Yesus dilupakan.

Kalo yg begini kan, ga salah kalo umat Muslim jg ikut ngerayain. Ga usah mikirin makna asalnya. Yg penting kan hura-huranya. Nah, baru yg Kristen ga boleh hura-hura doang, juga mesti k gereja. Sama kyk temen2 qt dr Jepang sama China sana.

Jadi mungkin pertanyaan tadi bisa dijawab. Org Indonesia terlalu sempit memahami Natal sbg hari keagamaan. Seakan2 mrk nyamain Natal dgn Idul Fitri atw Hari Raya Nyepi. Padahal, di Amerika, natal udah disejajarin dgn hari valentine, halloween, sama thanksgiving yg nilai hura-huranya lbh dominan. Malah bnyk yg ga tau kisah natal (atw ga mau tau), tapi ikut ngerayain natal. Apalagi jaman skrg, natal juga jadi nilai jual. Liat aja skrg khan bnyk pernak-pernik natal dijual bebas. Ada juga bentuk komersialisasi. Sekarang apa sich yg ga bisa dijual di dunia ini, kecuali kasih sayang ibu?

Renungkanlah…

Dec
24
Filed Under (Uncategorized) by doesoenkito on 24-12-2008

Temen2 pernah nonton anime Vandread ga? Yap, yg juga ada Second Stage-nya itu. Di Second Stage tadi kan di episode ke-2 (yg judulnya kalo ga salah Be My Baby), mendadak Ezra Viell yg sedang mengandung tiba-tiba ketubannya pecah dan waktu itu lagi ada di lift, dan tiba-tiba aliran energi pun mati karena virus komputer. Suasana bener2 kejepit waktu itu. Temen2 yg lain juga lagi melawan pasukan pembajak. Cuma ada Dita dan boyfriendnya Hibiki yg bantu proses persalinannya, dan mereka berdua bener2 membantu banget, sampe ahirnya seorang bayi mungil pun lahir di dlm lift itu, dan oleh kapten Magno Vivan mereka diberi nama Kahlua. Bayi itu istimewa, krn dia lahir di tengah perjuangan tim Vandread dlm mempertahankan hidup mereka. Dia adlh bayi pertama yg lahir di kapal induk Nirvana. Istimewanya lagi, kelahiran bayi itu membuat informasi2 yg dirahasiakan ahirnya terbuka lebar, yaitu rahasia antara kapal induk Nirvana dgn para pembajak dan manusia lain. Kelahiran bayi mungil tadi bener2 membawa kebahagiaan bagi seluruh anggota Vandread.

Sama seperti Sang Juruselamat. Bayi Yesus yg mungil lahir di tengah perintah Kaisar Agustus kepada bangsa Israel supaya “mudik” dgn tujuan cacah jiwa atw sensus penduduk. Dan wkt di perjalanan ke Betlehem, Maria harus bersalin, dan suasananya juga kejepit banget wkt itu, krn dia orang berdua ga dapet penginapan. Ahirnya ada ibu-ibu yg baik hati yg memberi tempat yg sebenernya jauh dari layak, yaitu kandang dombanya. Bayi Yesus itu pun lahir di kandang domba yg hina. Tetapi bayi itu sangat istimewa, karena bayi itu nantinya bakal jadi seorang Juruselamat yg menghapus dosa dunia. Karena itulah gembala2 dtg ke kandang domba itu utk melihat bayi Yesus yg lahir. Begitu juga orang Majus (yg menurut penelitian dtg dari daerah Persia itu) yg kaya raya datang ke kandang domba itu utk memberikan persembahan kepada bayi yg mulia itu. (Entah apakah cerita di Vandread tadi ngambil cerita dari sini…)
Dunia perlu bersukacita karena kelahiran-Nya. Pertanda bahwa Allah hadir dlm diri manusia, agar Allah lebih akrab dgn manusia. Bayi kecil itu adlh termasuk seseorang yg mengubah dunia. Kelahirannya bener2 membawa berkat waktu itu, krn ketika itu bangsa Israel mengalami masa-masa penderitaan.

Tahun 2008, Hari Natal dirayain wkt kita ada dlm masa krisis, dan bangsa Indonesia lagi susah. Aq ga tau pasti, apa hari natal ini membuat kita semua bisa lepas dr penderitaan. Tapi aq yakin, haqqul yakin, kelahiran Sang Juruselamat itu pasti bisa mengubah dunia menjadi lebih indah dan lebih baik.
SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU!!!

Dec
10
Filed Under (Uncategorized) by doesoenkito on 10-12-2008

00737.gif

Untuk saudara-saudaraku kaum Muslimin dan Muslimah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1429 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Jangan lupa bagi kambingnya (nggak… bercanda…)
Sebutan utk hari raya yg satu ini banyak banget. Di Arab, biasa disebut Eid Al-Adha atau Eid Al-Qurban, yg di-Indonesia-in jadi Idul Adha atau Idul Qurban (Lebaran Kurban). Di Tanah Melayu (Sumatera, Malaysia, dan Thailand Selatan) biasa disebut Hari Raya Haji atau Lebaran Haji, krn sekalian bwt ngerayain kemenangan sodara2 qta yg lagi ibadah haji.
Yg khas dari hari raya ini pasti potong kambing atau sapi. Bagaimana sejarahnya sich? Waktu itu, Nabi Ibrahim AS (di Kristen disebut Bapa Abraham) mengorbankan puteranya Ismail atas suruhan Allah, tetapi Allah mengasihinya, maka Allah menukar Ismail dengan seekor kambing. Sejak itu yang dipotong pas hari raya ini biasanya kambing dan sebangsanya.
Nah, di sini biasanya orang Islam dan orang Kristen berdebat, siapa yg sebenarnya dikorbankan. Di Islam, yg dikorbankan Ismail, sedangkan di Kristen, yg dikorbankan adalah Ishak. Dan sejak itu, silsilah nabi-nabi Islam dirunut dari Ismail, sedangkan nabi-nabi Kristen dan Yahudi dirunut dari Ishak. Begitu juga tentang “tanah terjanji yang diberikan Tuhan”. Menurut Islam, tanah terjanji itu adalah Makkah Al-Mukaramah, yang di situ ada Kakbah. Sedangkan menurut Kristen, tanah terjanji itu adalah tanah Kanaan, yaitu kira-kira daerah Israel dan Filistin sekarang. Yah, qta ga usah berdebat terlalu panjang lah…
Knp di Timur Tengah hari raya ini lebih rame ketimbang idul fitri, kebalik sama di Indonesia atau Tanah Melayu pada umumnya? Ini masih jadi pertanyaan. Tapi ada filsafat Muslim bilang, di Timur Tengah itu org mendalami maknanya. Pas 10 Zulhijah itu ada 2 peristiwa penting. Pertama, Adam dan Hawa dikeluarkan dari Firdaus karena telah berbuat dosa, sehingga harus hidup di bumi. Kedua, ya itu tadi, cerita ttg Ibrahim mengorbankan anaknya. Dan yg penting lagi, hari Idul Adha sangat ramai karena dipadati peserta ibadah haji. Di Tanah Melayu, Idul Adha kurang ramai karena saudara-saudara banyak yang sedang di Saudi, sehingga hati mereka kurang bahagia. Sedangkan Idul Fitri ramai karena semua saudara berkumpul.
Yah, mungkin sekian aja…

Dec
09
Filed Under (Uncategorized) by doesoenkito on 09-12-2008

52.jpg

Kha Wora Phutthachao
Ao Mano Lae Sira Kran
Nop Phra Phummiban Bunyadirek
Ek Boromma Chakkrin
Phra Sayamin
Phra Yotsa Ying Yong
Yen Sira Phro Phra Boriban
Phon Phra Khuntha Raksa
Puang Pracha Pen Suk San
Kho Bandan
Tha Prasong Dai
Chong Sarit
Dang Wang Wora Haruethai
Dutcha Thawai Chai Cha-yo

Artinya :
Hamba, pelayan Baginda
Menyerahkan jiwa dan raga ke bawah duli yang mulia
Untuk memberikan sembah dan pujian
Kepada pelindung negeri
Kepada Wangsa Chakri yang besar
Kepada pemimpin bangsa Siam dalam kekuatan dan kemegahannya
Rakyat, dalam damai dan sukacita
Atas tugas dan pengabdiannya yang tak henti
Berdoa agar apa yang beliau inginkan
Akan terjadi bagi kemuliaannya

Lagu di atas adalah lagu kebangsaan Kerajaan Thailand, yang dinyanyikan saat seremoni kerajaan. Sedangkan negara Thailand memiliki lagu kebangsaan lain (bukan kerajaan), yaitu Pleng Chard, yg mesti dilantunkan setiap jam 8 pagi dan 6 sore. Aq sempet hampir kena damprat gara2 gak berdiri pas jam 8 pagi dan 6 sore wkt di Bangkok, soalnya wkt itu gak tau harus berdiri.
Anyway, Phrabat Somdet Phra Poraminthara Maha Bhumibol Adulyadej, atau dalam bahasa Melayu bisa kita sebutkan “Ke Bawah Duli Yang Mahamulia Tuanku Seri Paduka Baginda Bhumibol Adulyadej” adalah Raja Thailand, yang tahun ini berulang tahun ke-81. Rakyat Thailand sangat bersukacita. Asal tau aja, di Thailand beliau lebih populer daripada artis. Orang2 lebih ngefans sama rajanya ketimbang ngefans sama artis.
Kalo saya bilang, raja ini baiiiiiik bangeeeeet! Menurut tour guide aq wkt di Bangkok, Raja Bhumibol adalah raja terbaik di Thailand yang pernah ada. Beliau itu raja yg memperhatikan rakyat kecil. Jasanya besar utk negara. Dan, yg paling mengesankan, beliau udah menjadi raja sejak 62 tahun yg lalu (termasuk paling lama di antara raja2 Thailand, bahkan di antara raja2 di dunia). Indonesia kenal baik sama raja yg satu ini (krn dia pernah ke Indonesia)
Kenapa aq begitu terkesan sama raja ini? Krn aq merindukan seorang pemimpin yg kyk beliau, yg kalo kubilang belum ada di Indonesia. Mungkin cuman satu yg sama kyk dia, yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono X, panjangnya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengku Buwono Senopati Ingalogo Ngabdurakhman Sayidin Panotogomo Khalifatullah Ingkang Kaping Sedoso (knp nama raja koq panjang2 sich…?), yg juga memperhatikan rakyat kecil. Dua-duanya raja, en dua-duanya termasuk 100 orang yang kukagumi (ntar daftarnya tak tulis di blog ni deh…)
Sayangnya, pas ulang tahun kemaren, eh, beliau sakit (sakit ringan doank sich katanya), jadi yg nyampein pidato resminya bukan beliau, tapi anaknya, yg namanya Vajiralongkorn, lengkapnya Somdej Phra Boroma Orasadhiraj Chao Fah Maha Vajiralongkorn Sayam Makutrajakuman (panjang lagi namanya dach…). Sayang ya… tapi namanya sakit emang suka tiba2 datengnya. Makanya, jagalah kesehatan.
Anyway, Selamat Ulang Tahun dan Panjang Umur, Tuanku! Semoga Tuhan Memuliakan dan Memeliharamu selalu! Salam kami dari anggota Friendster dari Indonesia. Biografi Raja bisa dilihat di Wikipedia